^^

^^

Mimpi itu..


Aku tidak tahu harus menulis apa saat ini. Perasaanku campur aduk. Perasaan gelisah, kecewa, bingung, dan segelintir perasaan lainnya yang meresahkanku.

Aku tidak tahu bagimana aku harus bersikap. Aku lelah. Lelah menapaki mimpi yang tak kunjung teralisasi.
Kapan aku bisa seperti aku yang kuinginkan. Kapan aku bisa menjadi Aisyah yang kuidolakan. Kapan juga aku bisa mencapai target yang kupajang dikamar. Kapan aku bisa menjadi lebih baik.

Ketika mimpi itu terasa begitu jauh untuk kugapai, hanya ada airmata kekecewaan yang kutahan dibalik senyuman yang kutampakkan di depan mereka. 
Ya, didepan mereka, orang-orang dalam hidupku yang selalu mendukungku untuk menggapai mimpi itu.

Aku ingin membuat gebrakan yang besar ! tapi sekali lagi, sulit.

Husst..
Bukankah Allah itu mengikuti prasangka hambaNya. Dan ingatkan kata-kata “You are what you think”, kamu adalah apa yang kamu pikirkan
Lagi-lagi sudut hatiku mengingatkan.

Iya, aku tahu. Aku Cuma butuh istiqamah. Karena bukan masalah dapat mencapai atau tidak, tapi bagaimana tetap bertahan dalam keyakinan.

Rumus kesuksesan itu “Kegagalan ditambah satu”. Rumus ini sangat lucu bagiku. Kita tak akan pernah tau berapa kali kita harus gagal dan ditambah satu kali usaha setiap kegagalan itu. Bisa saja kegagalan yang ke-10, ke-50, ke-100, bahkan ke-1000. Karena yang kita tahu setiap kegagalan haruslah dtambah lagi satu usaha menuju kesuksesan itu.

Namun, rumus ini mengajarkan kita untuk optimis, sukses itu sudah ada didepan mata, tapi yang menentukan adalah usaha kita dan seberapa gigih kita untuk terus berusaha dan tidak putus asa ketika kegagalan bertubi-tubi menyapa kita.

Itu yang aku rasakan, beberapa kali gagal. Aku takkan pernah tau berapa kali aku harus gagal terlebih dahulu untuk menjemput sukses itu.

Aku hanya ingin berdoa agar aku dikaruniai keistiqamahan selama proses menuju hasil tersebut. Agar berbuah hasil yang selama ini kudambakan.

Aku ingin Allah mendengarku, mengiistijabah doaku, memberikanku kekuatan, meyakinkanku semua hal itu mungkin jika Allah telah berkehendak.

Aku percaya padaMu ya Allah..

3 komentar:

carmine mengatakan...

menghadapi dilema yang sama :)

Ananda Mutiara mengatakan...

Percayalah Allah Maha Tahu apa yang terbaik buat hambaNya. Allah selalu memberi apa yang kita butuhkan meski mungkin bukan yang kita inginkan.

Salam kenal ya :)

Sonia Faiqah mengatakan...

^^
Iya salam kenal juga :)

Posting Komentar